Tampilkan postingan dengan label bisnismodalkecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnismodalkecil. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2017

Cermati Langkah Awal Berbisnis!. Tips Mencari Peluang Usaha



Mencari peluang usaha terkadang terasa sulit untuk di dapatkan, berbagai alasan sering terpikirkan sehingga usaha tidak kunjung di mulai. Dari mulai masalah ketersediaan modal, takut gagal, tidak memiliki keterampilan, hingga bingung untuk memilih usaha mana yang akan di kerjakan.
Alasan-alasan tersebut hendaknya segera di cari solusi penyelesaiannya jika tidak ingin berlarut-larut tidak memiliki penghasilan. Sebabnya sebuah usaha jika belum di coba di jalankan hanya akan menjadi sebuah angan-angan tanpa kenyataan, kita akan semakin jauh tertinggal menuju puncak kesuksesan yang di idam-idamkan.
Jika kita merasa sulit untuk memilih usaha yang akan di jalankan, ada baiknya untuk memulai mencari peluang usaha yang ada di sekitaran kita terlebih dahulu, sebelum jauh mencari kemana-mana. Sebabnya banyak yang bisa di bisniskan dengan menganalisa di sekitar lingkungan dimana kita tinggal.
Kelebihannya jika kita menjalankan peluang usaha yang ada di sekitar tentunya lebih praktis untuk di kerjakan, karena dekat dengan tempat tinggal, selain itu kita juga akan lebih mengetahui dengan jelas setiap seluk beluk yang ada, yang akan mempengaruhi usaha nantinya.

1. Cari Usaha Yang Paling Berpotensi

Kita bisa memulai dengan mengamati lingkungan sekitar, melihat peluang usaha apa yang berpotensi berkembang di daerah tersebut. Caranya dengan mengamati bisnis apa yang paling sukses di daerah kita. Misalnya ada sebuah rumah makan yang kita ketahui berdirinya sudah sejak lama, dan di mulai dari kecil-kecilan, hingga kini bisa menjadi rumah makan yang besar.
Itu berarti usaha rumah makan di daerah anda memiliki potensi yang bagus untuk di jalankan. Dan kita pun sah-sah saja jika akan mengikuti jejak usaha tersebut. Tentu saja dengan konsep yang berbeda, dan lebih dilengkapi dari usaha yang sudah ada.
Begitu pula jika ada bidang usaha lainnya, dengan mengamati lingkungan sekitar kita akan mengetahui usaha-usaha mana yang berhasil bertahan dan juga yang tidak. Tinggal kita pilih mana yang paling sesuai dengan bidang yang di miliki.

2. Amati Keperluan Yang Paling Di Butuhkan

Dengan keseharian kita berada di daerah yang kita tinggali, tentunya tidak sulit menganalisa keperluan apa yang paling berpeluang dibutuhkan masyarakat sekitar. Misalnya saja daerah tempat kita tinggal dekat dengan sekolahan, maka keperluan penunjangnya pasti sangat di perlukan, seperti toko buku, tempat fotocopy, jajanan, dan lain sebagainya.
Contoh lain misalnya, daerah yang sering dilalui pengendara dari luar kota. Maka akan sangat cocok jika kita jajakan oleh-oleh yang menjadi khas daerah kita, atau dirikan warung kopi tempat istirahat para pengendara.
Dengan mengetahui keperluan di butuhkan di sekitar kita, usaha yang dijalankan bisa lebih tertarget dan konsumennya telah tersedia, tinggal bagaimana mengolahnya dengan benar dan menarik perhatian masyarakat agar mendatangi usaha kita.

3. Memanfaatkan Usaha Di sekitar

Mencari usaha yang ada di sekitar kita juga bisa dengan cara bekerja sama dengan usaha yang telah berjalan. Artinya kita jalin hubungan dengan menjadi suplier atau pun dengan memasarkan produk hasil olahannya. Contoh kecil misalnya, jika ada warung yang ramai pengunjungnya, kita bisa berpeluang membuat produk untuk di titipkan pada warung tersebut, bisa berupa makanan ataupun barang.
Contoh lain, misalnya daerah kita ada pengrajin yang memproduksi suatu produk yang telah sukses di pasaran, kita bisa upayakan mencari pasar lain yang masih berpotensi untuk memasarkan produk tersebut.
Dengan memanfaatkan usaha yang sudah ada di sekitar, kita bisa dengan mudah berkonsultasi, karena kehadiran kita tentunya tidak asing lagi bagi mereka, dengan begitu bisa sama-sama menghasilkan keuntungan.

dikutip dari: infopeluangusaha.org

Jumat, 03 Februari 2017

Ayo Pemuda, Sekaranglah Saatnya Mulai Berbisnis! Pelajari 3 Cara Berbisbnis Modal Kecil Ini

Tidak punya modal besar, bukanlah halangan untuk memulai bisnis. Jangan karena alasan punya modal kecil, kita mengubur mimpi memiliki penghasilan dari bisnis. Harga semakin tinggi, semua kebutuhan pokok harganya terus merangkak, maka kita harus berusaha untuk giat lagi, salah satunya dengan berbisnis.
Seperti dijelaskan pada skema dibawah, ada 3 cara yang hebat untuk memulai bisnis, meski modal kita kecil. Saya tidak akan menunjukan cara instant yang mungkin cepat juga hilangnya. Tapi 3 cara yang sangat kuat mengubah Anda menjadi pebisnis yang handal.
Bisa Anda lihat, tidak sedikitpun saya membahas modal. Artinya, terlepas modal Anda kecil atau besar, lakukan 3 cara ini, Anda bisa menjadi Pebisnis Handal.
OK kita bahas satu persatu.

Perkuat Silaturahim Jangan Cari Musuh

Saat teman-teman saya ingin memulai bisnis, saya meminta satu hal penting kepada mereka. Silahkan berkeliling, bersilaturahmi dengan banyak orang.  Apa yang terjadi? Seperti biasa, ada yang mengikuti ada yang tidak.
Dua orang yang mau bersilaturahim, akhirnya memiliki jaringan bisnis yang cukup sehingga bisa menjadi modal untuk memulai. Kata siapa harus selalu uang? Ada pasokan produk yang sangat banyak yang bisa mereka jual.
Pertanyaan, lalu bagaimana cara memasarkannya?
Kembali ke silaturahim, mereka kenal dengan orang yang bisa memasarkan produk secara online. Anda tahu siapa orangnya? Ya, yang menulis artikel ini. He he.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah sudah sekian tahun, sampai artikel ini ditulis, kerja sama masih berlanjut. Saya untung mereka juga untung.
The Power Of Silaturahim. Itu!
Sayangnya, masih banyak orang yang masih enggan bahkan tidak mau bersilaturahim. Bahkan tidak sedikit yang malah suka mencari musuh. Suka aneh, ada saja email atau komentar dengan kata-kata kasar yang menyerang. Apakah orang lain akan suka? Bukan jaringan bisnis yang nambah, malah dijauhi orang.
Saat ini jaman social media. Perkenalan dan membangun keakraban bisa dimulai dari internet atau sociat network. Lanjutkan dengan pertemuan darat akan lebih mantap. Alhamdulillah saya ketemu orang-orang hebat dengan cara ini.

Gunakan Prinsip Daya Ungkit

Selanjutnya adalah memanfaatkan prinsip daya ungkit. Ada banyak alat yang bisa kita manfaatkan untuk membantu kita memulai dan menjalankan bisnis. Misalnya memanfaatkan social network untuk membangun jaringan bisnis. Jadi jangan hanya menggunakan social network untuk KEPO saja, gunakan untuk hal yang bermanfaat, diantaranya membangun jaringan bisnis.
Itu hanya salah satunya. Saya punya beberapa teman yang bisa menjual produk atau jasa hanya dengan memanfaatkan yang gratisan di internet. Misalnya blog gratis, iklan online gratis, video gratis, dan sebagainya. Jika kita bisa memanfaatkannya, semuanya akan bermanfaat dan memberikan hasil.
Fasilitas gratis di internet + ilmunya = bisa menghasilkan.
Jika belum tau ilmunya, ya belajar. Banyak cara belajar, bisa dengan membeli ebook, buku, video, mengikuti seminar, pelatihan, dan sebagainya. Atau, jika anggaran tidak cukup, manyak informasi yang bisa didapatkan di internet secara graatis. Kuncinya: jangan malas.
Bukan hanya fasilitas internet yang bisa didaya ungkitkan. Aset yang Anda miliki bisa diaya ungkitkan untuk memberikan suatu manfaat, memudahkan, atau meningkatkan hasil. Sudah baca ebook Daya Ungkit?

Jadilah Orang Yang Dipercaya

Tidak semua orang yang ngajak kerjasama dengan saya diterima. Alasannya saya kurang percaya mereka. Sebaliknya tidak semua orang yang saya ajak kerja sama juga mau, mungkin mereka tidak percaya saya. Artinya semakin banyak orang yang percaya Anda, akan semakin mudah membangun bisnis.
Ada 3 kepercayaan yang harus Anda bangun untuk bisa bekerja sama dengan orang lain:
  1. Kepercayaan bahwa ANDA adalah orang yang jujur
  2. Kepercayaan bahwa ANDA adalah orang yang mampu
  3. Kepercayaan bahwa BISNIS Anda adalah bisnis yang prospektif
Jangan marah saat ada orang yang tidak percaya kepada Anda. Mungkin saja Anda pernah melakukan kesalahan dan kelalaian sehingga orang tidak percaya kepada Anda. Mungkin ide bisnis Anda menurut mereka kurang prospektif. Yang perlu Anda lakukan adalah terus memperbaiki dan membina diri sendiri agar lebih dipercaya.

Kesimpulan Cara Memulai Bisnis Modal Kecil

Pada dasarnya, cara memulai bisnis sementara modal Anda kecil, maka pikirkan kerja sama dan daya ungkit. Untuk membangun kerja sama ada dua hal yang diperlukan yaitu rajin bersilaturahim dan jadilah orang yang dipercaya. Satu cara lagi adalah dengan memanfaatkan daya ungkit. Selain memanfaatkan apa yang ada dan aset yang Anda miliki, kerja sama juga berarti daya ungkit. Daya ungkit itu luas, tidak sebatas produk atau kemampuan marketing.

dikutip dari:
Red: 

Rahmat Mr. Power

http://www.motivasi-islami.com

Senin, 30 Januari 2017

Kiat Menjadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil

Modal Kecil Bukan Alasan Tidak Menjadi Pengusaha Sukses
Yang penting adalah … mindset. Kiat menjadi pengusaha sukses dengan modal kecil adalah memiliki mindset yang benar dan mindset yang besar.
Bukan modal yang menentukan sukses atau tidaknya Anda sebagai pengusaha, tetapi 80% ditentukan oleh mindset.
Mindset seperti apa yang menjadikan seseorang sukses meski dia bermodalkan kecil?
Inilah yang akan dibahas pada artikel ini. Fahami artikel ini, jadikan prinsip Anda dalam membangun bisnis, maka tidak peduli sebesar apa pun modal Anda saat ini, maka Anda akan berhasil. In syaa Allah.
Tidak Apa-apa Modal Kecil Yang Penting Berpikiran Besar
Modal kecil bukan penghalang, jika Anda memiliki pikiran yang besar.
Coba Anda renungkan fakta di lapangan ini.
Ada banyak tukang bakso. Mungkin dimulai dari kebutuhan untuk mendapatkan nafkah, dia mau mendorong gerobak atau memikul pikulan bakso keliling kampung.
Dan bisa kita lihat.
Ada sebagian yang terus jualan bakso berpuluh-puluh tahun.
Ada yang beralih ke profesi lain yang hasilnya tidak jauh beda.
Sementara ada juga diantara mereka …
Memiliki kedai bakso dipinggir jalan.
Memiliki restosan bakso yang berkelas di mall-mall.
Memiliki ratusan anak buah yang menjajakan baksonya.
Apa yang Anda tangkap dari kenyataan ini?
Bukan masalah apakah dia dagang bakso dengan penghasilan yang kecil yang menentukan keberhasilan seseorang, tetapi lebih penting adalah bagaimana cara dia berpikir.
Sama-sama jualan bakso, tapi ujungnya beda. Perbedaanya adalah ada di pikiran mereka.
Jadi, tidak masalah modal Anda kecil, tapi miliki pikiran besar.
Bagaimana caranya berpikir besar?
1. Miliki keinginan Anda akan sukses sebagai pengusaha.
2. Miliki visi yang besar, gambaran masa depan yang Anda inginkan.
3. Miliki optimisme bahwa Anda akan sukses.
4. Bangun kepercayaan diri , bahwa Anda mampu membesarkan bisnis Anda, meski saat ini masih kecil.
Jadi, Bagaimana Caranya Menjadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil? Jika Bisnis Anda Mau Besar, Anda Butuh Modal Besar
Katanya bisa dengan modal kecil?
Tidak. Jika Anda memiliki modal kecil, maka bisnis yang Anda bangun akan kecil juga. Bisnis besar akan membutuhkan modal besar.
Jika Anda ingin membangun usaha yang besar, Anda harus membangun modal atau aset. Dan itu bisa dimulai dari modal kecil.
Bisnis dengan modal kecil hanyalah awal. Gunakan bisnis kecil Anda ini, leverage it, sehingga Anda memiliki bisnis besar.
Artinya, jika Anda ingin sukses, Anda harus memiliki prioritas untuk memperbesar bisnis Anda dengan cara membangun aset. Jangan buru-buru ingin cepat menikmati. Saat Anda sudah mulai memiliki penghasilan atau keuntungan, usahakan untuk menyisihkan sebagian untuk membangun aset Anda. Istilahnya Anda harus mengumpulkan modal.
Anda bisa mengumpulkan modal dengan berbagai cara. Bisa dengan menabung dalam bentuk tunai untuk keperluan yang lebih besar, misalnya membeli aset. Atau menambah stok produk. Membangun data base pelanggan. Dan sebagainya yang memperbesar bisnis Anda.
Godaan terbesar pada pengusaha pemula ialah ingin cepat-cepat bergaya dari hasil usahanya. Tunda dulu, jangan cepat puas. Perkuat bisnis Anda, perbesar bisnis Anda.
Anda memang tidak perlu modal besar untuk memulai bisnis Anda. Tapi Anda butuh modal besar jika bisnis Anda ingin besar, maka bangunlah modal Anda secara bertahap.
Ini mindset penting selanjutnya jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses dengan modal kecil. Ingat ini: membangun bisnis dengan modal kecil hanyalah awal, agar Anda memiliki modal besar, untuk membangun bisnis besar.
Banyak yang salah, saat mulai memiliki penghasilkan dari bisnis kecil dia meningkatkan gaya hidupnya dulu, sementara bisnis tetap kecil.
BACA Juga Cara Memulai Usaha Bagi Siapa Pun dan Modal Berapa Pun
Perbesar Kapasitas Diri Anda
Ada seorang teman, dia berkesempatan mendapatkan peluang bisnis yang besar, menggiurkan. Dia mengambil peluang itu, dan tidak butuh waktu yang lama penghasilannya sudah bagus.
Tapi …
Tidak membutuhkan waktu lama juga, bisnisnya menurun kembali. Bukan pasar yang kurang. Bukan cara dia memasarkan yang kurang.
Tapi dia tidak bisa mengelola bisnisnya.
Mengapa?
Saya ibaratkan seperti Anda menemukan sebuah danau, tapi wadah yang Anda miliki cuma sebuah cangkir. Maka air yang bisa Anda dapatkan hanya satu cangkir.
Jika Anda mau air satu ember, maka Anda harus memiliki sebuah ember untuk mengambilnya. Jika mau satu drum? Ya, Anda butuh drum.
Artinya, jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak, Anda harus memiliki “wadah” yang lebih besar.
Sama halnya dengan bisnis. Jika “wadah” atau kapasitas diri Anda kecil, maka akan terhambat untuk mendapatkan hasil besar, meski Anda mendapatkan peluang yang besar. Peluang besar akan percuma jika kapasitas diri Anda kecil.
Apa itu kapasitas diri?
Mindset, optimisme, dan kepercayaan diri.
Memiliki ilmu inti bisnis yang memadai seperti pemasaran, kepemimpinan, daya ungkit , membangun sistem, dan cara mengakses sumber daya seperti saya jelaskan di video Bisnis Anti Gagal .
Memiliki wawasan yang luas.
Jangan terjebak hal teknis, sementara ilmu penting lainnya malah diabaikan.
Yang saya tahu, teman-teman yang saya kenal dan dia sudah berhasil, mereka tetap mengikuti pelatihan dan coaching yang biayanya cukup mahal. Karena mereka sadar akan pentingnya kapasitas diri.
Jika Anda masih berpikir “yang penting action”, artinya Anda masih berada pada tataran memulai. Jika mau memperbesar bisnis, bukan hanya action yang dibutuhkan, tetapi action yang tepat. Action yang tepat akan diketahui dari ilmu yang Anda miliki berlandasakan mindset yang positif.
Perbesar Kapasitas Diri Anda
Ada seorang teman, dia berkesempatan mendapatkan peluang bisnis yang besar, menggiurkan. Dia mengambil peluang itu, dan tidak butuh waktu yang lama penghasilannya sudah bagus.
Tapi …
Tidak membutuhkan waktu lama juga, bisnisnya menurun kembali. Bukan pasar yang kurang. Bukan cara dia memasarkan yang kurang.
Tapi dia tidak bisa mengelola bisnisnya.
Mengapa?
Saya ibaratkan seperti Anda menemukan sebuah danau, tapi wadah yang Anda miliki cuma sebuah cangkir. Maka air yang bisa Anda dapatkan hanya satu cangkir.
Jika Anda mau air satu ember, maka Anda harus memiliki sebuah ember untuk mengambilnya. Jika mau satu drum? Ya, Anda butuh drum.
Artinya, jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak, Anda harus memiliki “wadah” yang lebih besar.
Sama halnya dengan bisnis. Jika “wadah” atau kapasitas diri Anda kecil, maka akan terhambat untuk mendapatkan hasil besar, meski Anda mendapatkan peluang yang besar. Peluang besar akan percuma jika kapasitas diri Anda kecil.
Apa itu kapasitas diri?
Mindset, optimisme, dan kepercayaan diri.
Memiliki ilmu inti bisnis yang memadai seperti pemasaran, kepemimpinan, daya ungkit , membangun sistem, dan cara mengakses sumber daya seperti saya jelaskan di video Bisnis Anti Gagal .
Memiliki wawasan yang luas.
Jangan terjebak hal teknis, sementara ilmu penting lainnya malah diabaikan.
Yang saya tahu, teman-teman yang saya kenal dan dia sudah berhasil, mereka tetap mengikuti pelatihan dan coaching yang biayanya cukup mahal. Karena mereka sadar akan pentingnya kapasitas diri.
Jika Anda masih berpikir “yang penting action”, artinya Anda masih berada pada tataran memulai. Jika mau memperbesar bisnis, bukan hanya action yang dibutuhkan, tetapi action yang tepat. Action yang tepat akan diketahui dari ilmu yang Anda miliki berlandasakan mindset yang positif.
Mintalah Pertolongan Allah Sejak Awal
Saya yakin, Anda sudah faham tentang pentingnya pertolongan Allah. Sayangnya banyak orang yang lupa Allah saat memulai bisnis. Mereka baru ingat Allah saat ada masalah.
Tidak salah sebenarnya, saat ada masalah ingat Allah, memang seharunya. Tapi jangan lupakan Allah saat Anda memulai. Mintalah pertolongan dan petunjuk Allah agar Anda dibimbing menjalankan bisnis yang bukan hanya akan menguntungkan tetapi juga membawa berkah.
Tawakal bukan hanya diakhir ikhtiar, tetapi dimulai sejak setelah azam, saat ikhtiar, dan setelah ikhtiar.
Kesimpulan
Sukses atau tidaknya Anda menjadi pengusaha bukan ditentukan oleh besar atau kecilnya modal, tetapi ditentukan oleh mindset Anda dan kapasitas diri Anda serta pertolongan Allah. Untuk itu belajarlah memiliki pikiran positif juga berpikir besar, tingkatkan kapasitas diri dan dekatkan diri kepada Allah agar kita mendapatkan pertolongannya.
Rahmat Mr. Power Author at Zona Sukses Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.com/gold.php
Dikutip dari www.zone-islam.com